Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2011

Gangguan Mulut dan Gigi

Gangguan ringan pada mulut dan gigi bisa diatasi sendiri tanpa harus pergi ke dokter, misalnya sariawan dan lidah terbakar. Bahkan gigi tanggal sekalipun bisa dipasang kembali jika mendapat pertolongan pertama dengan tepat.

Asalkan tahu caranya, setiap orang bisa menjadi dokter gigi untuk dirinya sendiri. Tetapi tentunya hanya untuk gangguan ringan saja, sedangkan untuk penanganan lebih lanjut ada baiknya tetap diserahkan kepada dokter gigi.

Berikut ini beberapa gangguan pada mulut dan gigi yang bisa diatasi sendiri, dikutip dari MensHealth, Jumat (21/5/2010).

Gigi sensitif
Pada akar gigi terdapat jutaan syaraf yang akan menjadi sangat sensitif ketika gusi rusak. Untuk mencegahnya, hindari pasta gigi dengan pemutih, baking soda dan pencegah plak. Bahan-bahan tersebut bersifat abrasif, dapat menyebabkan gusi mengalami resesi (turun).

Gigi tanggal
Pada orang dewasa, gigi permanen yang tanggal bisa dipasang kembali jika tidak terlambat membawanya ke dokter gigi. Sementara belum ada dokter, bersihkan gigi dengan air mengalir lalu kembalikan ke posisi semula di dalam rahang. Gigit kain lembut atau kantong teh celup yang telah dibasahi untuk menahannya di posisi tersebut. Jangan memegang akar gigi, pegang saja kepalanya.

Langit-langit mulut terbakar

Sensasi terbakar di langit-langit mulut terjadi jika terburu-buru menyantap makanan atau minuman panas. Meski tidak secara langsung mengganggu kesehatan gigi, kondisi ini semakin melunakkan jaringan di langit-langit mulut dan membuatnya rentan terhadap infeksi. Atasi dengan salepcorticosteroid, misalnya Kenalog in Orabase.

Lidah terbakar
Sama seperti pada langit-langit, pemicunya adalah terburu-buru menyantap makanan atau minuman panas. Larutkan 1 sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat, gunakan untuk berkumur. Larutan garam akan mencegah infeksi pada jaringan di lidah, dengan menetralisir kondisi keasaman akibat radang.

Sakit rahang
Umumnya disebabkan oleh gangguan pada sendi temporomandibular (TMD), yang menghubungkan rahang atas dengan rahang bawah. Gejalanya adalah rasa nyeri mulai dari depan telinga hingga ke rahang dan gigi. Ini dipicu oleh gerakan rahang yang saling menggertakkan gigi tanpa disadari saat tidur. Untuk mengatasinya, gunakan bantal yang nyaman untuk tidur.

Sariawan
Pemicunya sangat beragam, antara lain demam dan makanan yang terlalu pedas. Untuk mengatasinya, oleskan larutan borax glycerine (gom) yang dijual bebas dengan harga murah meriah di hampir semua apotek. Alternatifnya, oleskan minyak sayur dengan cotton bud sebanyak 3-4 kali/hari.

Gigi retak atau patah
Perubahan temperatur yang ekstrem dan mendadak bisa menyebabkan gigi rapuh, bahkan retak atau patah. Misalnya menyantap es krim yang diikuti dengan kopi panas. Bisa dicegah dengan menghindari makanan atau minuman yang terlalu panas maupun terlalu dingin, tetapi hanya bisa diatasi dengan penambalan oleh dokter gigi. Jika tidak ditambal, retakan atau patahan itu akan menjadi rawan infeksi.

Rabu, 27 Juli 2011

Menjaga Kesehatan Gigi

     Menjaga kesehatan gigi ternyata bisa menghindarkan  dari penyakit kronis seperti kanker otak dan mulut. Karena itu, deteksi dini pada sakit gigi serta merawat gigi dan mulut dengan benar akan mencegah timbulnya penyakit akibat effek sakit gigi.
Rasa nyeri yang muncul yang juga disertai pusing akan bikin anda tak nyaman. Karena itu agar hal ini tidak terjadi, pastikan anda tidak lupa membersihkan gigi. Sebab, mulut tempat gigi berada ibarat sebuah gerbang utama masuknya segala penyakit. Bagaimana tidak, berbagai macam bahan makanan masuk di dalam mulut untuk dikunyah. Dari situ tidak jarang banyak kuman dan bakteri yang masuk. Padahal dalam gigi kita terdapat akar-akar saraf yang terhubung dengan organ lain dalam tubuh. 

Gigi Berlubang
     Ada beberapa jenis sakit gigi, seperti gigi berlubang, abses (pembengkakan pada gusi), gangreen (jaringan sel gusi tidak tumbuh dengan sempurna), serta pulpa polip (jaringan gusi berlebih menyerupai daging normal). Dari empat macam penyakit diatas semua pada awalnya berpusat pada gigi berlubang. Istilah lain dari gigi berlobang adalah tones. Faktor penyebabnya karena bakteri yang meragikan gula dalam karbohidrat sehingga menghasilkan asam yang dapat menurunkan pH rongga mulut.  Penurunan pH yang berulang ulang akan mengakibatkan permukaan gigi membentuk rongga yang terus membesar. 
     Gigi berlobang jangan dianggap enteng, jika dibiarkan bisa memicu berbagi penyakit,termasuk kanker otak. Hal ini disebabkan oleh adanya vokal infeksi tersebut pada gigi berlubang. Infeksi tersebut akan masuk lewat gigi dan mulut, kemudian menyebabkan bakteri patogen ke organ organ melalui pembuluh darah. Jika menjalar ke otak, bisa dipastikan akan memicu kanker otak, atau menjadi kanker mulut, bisa juga menjalar ke organ lain dan menyebakan sakit jantung, mata dan liver. Tentu akibanya bisa fatal, yaitu terserang penyakit jantung, stroke, saluran pernafasan, bahkan gangguan pada saraf mata.
     Untuk mendeteksi kanker otak sejak dini, pastikan anda memeriksakan ke dokter jika gigi berlubang anda mulai terasa sakit disertai pusing pusing. Sedangkan untuk mendeteksi kanker mulut, biasanya gejalanya diawali dengan benjolan berupa sariawan diarea mulut yang letaknya tetap. Benjolan tersebut tidak terasa sakit. Jika benjolan mulai membesar, itu menandakan kanker mulut sudah memasuki stadium 3.

Manfaat Garam
     Menanggulangi sakit gigi dalam keadaan darurat dengan kumur air hangat memang kuno. Namun keampuhannya boleh dicoba asal penggunaan dan pembuatannya tepat. Masukan satu sendok teh garam dapur kedalam satu gelas, air hangat hangat kuku kira kira 200 cc. Kemudian kumur kumur air garam itu digigi yang sakit. Past sakitnya akan hilang, setidaknya keluhan itu akan hilang.

Mencegah
     Alangkah baiknya jika kita secara rutin memeriksakan kesehatan gigi. 
  • Bersihkan gigi dan mulut minimal dua kali sehari dengan cara menyikat gigi dengan benar.
  • Periksa dan bersihkan gigi secara teratur ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali atau lebih tergantung instruksi dari dokter. Bila terjadi gangguan yang terdeteksi, dokter akan melakukan penaganan lebih isntensif sehingga tidak berkembang menjadi parah.
  • Permukaan lidah juga harus dibersihkan dengan menggunakan peralatan khusus atau serbet katun yang bersih agar kuman penyebab bau mulut bisa tersapu bersih.
  • Kesehatan giigi juga ditentukan oleh kesehatan gusi. Gusi yang sehat berwarna merah terang. Cara membersihkan gusi adalah dengan disikat saat membersihkan gigi.
  • Penggunaan penyegar mulut boleh saja dilakukan tetapi jangan berlebihan.
  • Perbanyak minum air putih untuk menstimulasi kelenjar kelenjar ludah (saliva). Minumlah sedikitnya 10 gelas per hari.
  • Minum air putih secara tepat waktu dan teratur akan memaksimalkan efektivitas pada tubuh manusia:
    1. Dua gelas air setelah bangun tidur akan membantu mengaktifkan organ-organ internal.
    2. Satu gelas air 30 menit sebelum makan untuk membantu fungsi pencernaan dan ginjal.
    3. Satu gelas air sebelum mandimembantu menurunkan tekanan darah.
    4. Satu gelas air sebelum tidur untuk menghindarkan strooke dan serangan jantung.
    Perbanyaklah konsumsi sayur dan buah-buahan. Hindari mengkonsumsi makanan yang digoreng atau diberi pengawet. Begitupun makanan yang manis dan bergula agar tidak mempengaruhi.

  • Hindar alkohol dan rokok karena ada kandungan zat-zatnya yang menyebabkan penyakit mulut, seperti sariawan dan kanker mulut.